Proses pengaspalan ulang lintasan Sirkuit Mandalika di Tikungan ke 16 yang dilakukan oleh PT PP/(IDN Times/Ahmad Viqi)
Secara rinci berdasarkan lini bisnis, pembangunan jalan dan jembatan menjadi pendorong utama dengan kontribusi 38 persen. Posisi berikutnya diisi oleh pengerjaan gedung sebesar 18 persen serta smelter dan pertambangan sebesar 16 persen.
Proyek rumah sakit dan bandara masing-masing menyumbang 8 persen, disusul infrastruktur air 6 persen, sekolah 3 persen, pelabuhan 2 persen, dan sumber daya air 1 persen.
Sejumlah pengerjaan bernilai jumbo yang didapatkan hingga Agustus 2026, antara lain pembangunan Jalan Hauling Batubara Stage III senilai Rp970 miliar, proyek Terminal 1 Lanjutan Bandara Soekarno-Hatta senilai Rp756,4 miliar, dan BRT Metropolitan Mebidang Medan Paket Halte On Corridor senilai Rp538,5 miliar.