PTPP Cetak Laba Rp193 Miliar di Semester I-2026, Naik 196,51 Persen!

- PTPP membukukan laba Rp193,47 miliar pada semester I-2026, melonjak 196,51 persen dibandingkan Rp65,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
- Pendapatan usaha turun 11,2 persen menjadi Rp5,96 triliun, sementara beban pokok pendapatan juga turun 10,2 persen menjadi Rp5,2 triliun.
- Liabilitas naik 0,79 persen menjadi Rp38,99 triliun, kas turun 59,55 persen menjadi Rp1,17 triliun, sedangkan total aset meningkat 0,87 persen menjadi Rp43,36 triliun.
Jakarta, IDN Times – PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan laba Rp193,47 miliar pada semester I-2026.
Angka tersebut mengalami lonjakan tajam sebesar 196,51 persen jika dibandingkan dengan capaian pada semester I-2025 yang tercatat sebesar Rp65,25 miliar.
1. Pendapatan turun 11,2 persen

Meski laba meningkat, pendapatan usaha PTPP pada semester I-2026 tercatat sebesar Rp5,96 triliun, turun sebesar 11,2 persen dari periode semester I-2025 yang mencapai Rp6,71 triliun.
Padahal, beban pokok pendapatan perseroan melandai sebesar 10,2 persen menjadi Rp5,2 triliun pada semester I-2026, dibandingkan posisi semester I-2025 yang berada di angka Rp5,79 triliun.
2. Liabilitas naik tipis

Total liabilitas PTPP pada semester I-2026 tercatat sebesar Rp38,99 triliun, naik tipis 0,79 persen dari semester II-2025 yang sebesar Rp38,68 triliun.
Kenaikan liabilitas itu didorong oleh liabilitas jangka panjang yang terkerek 9,97 persen dari Rp19,23 triliun pada 31 Desember 2025, menjadi Rp21,15 triliun per 30 Juni 2026. Sementara itu, liabilitas jangka pendek perseroan justru turun sebesar 8,28 persen dari Rp19,45 triliun pada akhir 2025, menjadi Rp17,84 triliun pada semester I-2026.
Di sisi lain, ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp43,36 triliun pada semester I-2026, tumbuh 0,87 persen dibandingkan 31 Desember 2025 yang senilai Rp42,98 triliun.
3. Aset PTPP naik 0,87 persen

Posisi kas dan setara kas perseroan mengalami penurunan sebesar 59,55 persen dari Rp2,89 triliun pada semester II-2025 menjadi Rp1,17 triliun pada semester I-2026.
Adapun total aset PTPP pada semester I-2026 tercatat sebesar Rp43,36 triliun, mengalami peningkatan sebesar 0,87 persen dari pencapaian akhir 2025 yang sebesar Rp42,98 triliun.




















