Comscore Tracker

Biaya Operasional: Pengertian, Kategori dan Manfaatnya

Penjelasan Apa itu Biaya Operasional

Setiap perusahaan yang sedang mengembangkan suatu bisnis, pasti membutuhkan sejumlah biaya agar bisnis tetap berjalan. Biaya tersebut biasa disebut sebagai biaya operasi atau biaya operasional.

Mungkin sudah banyak yang memahami tentang apa itu biaya operasional. Dalam ulasan ini, kami akan membahas biaya operasional lebih rinci, berikut ini terdapat enam poin penting terkait biaya operasional, yaitu:

Baca Juga: Liga Molor, Arema FC Andalkan Owner untuk Biaya Operasional  

1. Definisi biaya operasional

Biaya Operasional: Pengertian, Kategori dan ManfaatnyaIlustrasi Memberi dan Menerima Uang. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dilihat dari definisi yang disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), biaya operasional adalah sejumlah biaya yang dikeluarkan agar dapat melaksanakan kegiatan pokok. Seperti biaya penjualan dan administrasi agar mendapatkan pendapatan dan keuntungan.

Biaya operasional tidak masuk ke kategori pengeluaran biaya yang sudah dihitung oleh perusahaan pada harga pokok penjualan dan penyusutan. Biaya operasional dalam bahasa Inggris yaitu operating expenses.

2. Apa itu biaya operasional?

Biaya Operasional: Pengertian, Kategori dan Manfaatnyailustrasi membayar (pexels.com/Karolina Grabowska)

Pengertian dari biaya operasional yaitu biaya yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan agar bisa menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Biaya yang termasuk pada kategori biaya operasional seperti pajak, penggajian, transportasi, amortisasi, tunjangan karyawan, sewa, dan perbaikan.

Akuntan harus mencatat berbagai macam biaya operasional secara rutin, serta mencatat biaya non operasional juga. Hal ini dapat menentukan penghasilan bagi perusahaan melalui kegiatan yang berkaitan. 

Selain itu, melakukan pencatatan biaya operasional dapat melihat perkiraan bisnis dari suatu perusahaan, apakah berjalan dengan lancar atau tidak.

3. Kategori biaya operasional

Biaya Operasional: Pengertian, Kategori dan Manfaatnyapexels.com/Karolina Grabowska

Kategori biaya operasional dalam perusahaan dapat dilihat dari dua komponen utama dibawah ini, yaitu:

  • Biaya tetap (Fixed Cost)

Biaya tetap yaitu biaya yang tidak akan berubah nominalnya meskipun penjualan di sebuah perusahaan meningkat. Biaya ini harus tetap dibayarkan secara rutin tanpa adanya pengaruh dari performa perusahaan.

Biaya tetap termasuk pada pembayaran sewa, asuransi, gaji dari setiap karyawan dalam perusahaan, dan tidak berkaitan dengan produksi.

  • Biaya variabel

Biaya variabel yaitu beberapa biaya yang nominalnya tidak tetap dan bergantung pada setiap aktivitas produk dari perusahaan. Biaya variabel akan terus naik, jika produksi kian meningkat.

Ketika produksi sedang mengalami penurunan, maka biaya variabel akan turun juga. Contoh dari biaya variabel yaitu bahan baku dan biaya pengiriman.

  • Biaya semi variabel

Biaya semi variabel adalah biaya yang terjadi karena adanya pencampuran komponen antara variabel dan tetap. Seperti kerja lembur beberapa karyawan di perusahaan.

  • Biaya bunga

Biaya yang harus dibayar oleh perusahaan, karena terdapat bunga hutang yang harus dibayar secara berkala dan rutin. Contohnya, seperti bunga dari kartu kredit perusahaan.

  • Biaya penyusutan

Biaya dari suatu nilai yang terus berkurang karena adanya pemakaian. Contohnya, seperti alat kantor dan mesin produksi.

Baca Juga: Serikat Pekerja Minta Anies Setop Sementara Operasional TransJakarta

4. Perbedaan biaya operasional dan biaya non operasional

Biaya Operasional: Pengertian, Kategori dan ManfaatnyaUnsplash.com/Allef Vinicius

Akuntan di sebuah perusahaan harus mengetahui perbedaan mendasar antara biaya operasional dan biaya non operasional, agar terhindar dari kesalahan. Selain itu, akuntan juga harus mengikuti standar yang ditentukan oleh perusahaan.

Biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan kegiatan operasional biasanya dimasukkan ke dalam golongan biaya operasional dan biaya yang cenderung tetap. Sedangkan biaya non operasional bersifat fleksibel.

Akuntan yang memiliki pengetahuan lebih dalam biaya operasional dan biaya non operasional pasti akan menyelesaikan pencatatan keuangan yang telah disesuaikan dengan segala macam kegiatan perusahaan, agar dapat memastikan suatu biaya masuk ke kategori biaya operasional atau biaya non operasional.

5. Manfaat biaya operasional

Biaya Operasional: Pengertian, Kategori dan ManfaatnyaPexels/Pixabay

Biaya operasional sangat penting dalam membantu biaya yang dikeluarkan perusahaan dan efisiensi manajemen stok. Sebab biaya operasional fokus pada biaya dan kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan, serta dapat mengukur pendapatan perusahaan.

Jika perusahaan mengeluarkan terlalu banyak biaya operasional, hal ini menjadi pertanda bahwa perusahaan memiliki manajemen stok yang buruk dan kemungkinan akan menghadapi kelebihan stok.

Kerugian atas biaya operasional bisa disebut angka absolut, maksudnya biaya tidak memberikan cerminan pada ukuran sebuah perusahaan. Jadi indikasi antarperusahaan tidak akan mengalami kesamaan meski bekerja dalam industri yang sama.

6. Cara menghitung biaya operasional

Biaya Operasional: Pengertian, Kategori dan Manfaatnyapexels.com/@karolina-grabowska

Untuk menghitung biaya operasional di sebuah perusahaan, biasanya pihak manajemen perusahaan yang akan melakukan hal tersebut. Rumus dari biaya operasional yaitu “biaya operasional = biaya produksi + pengeluaran operasional”.

Biaya operasional bisa diambil dari suatu biaya produk yang akan dicantumkan dalam laporan laba rugi perusahaan atau nama lainnya yaitu biaya penjualan. Setelah itu, cari total dari pengeluaran operasional perusahaan yang terdapat bagian laporan laba rugi.

Lalu, tambahkan total pengeluaran operasional berdasarkan dari periode perhitungan. Dengan begitu, kamu telah menghitung biaya operasional dengan baik dan benar.

Baca Juga: Catat! Jadwal Operasional MRT Jakarta selama PPKM Darurat

Sekian ulasan mengenai biaya operasional yang harus diketahui. Dapat disimpulkan bahwa biaya operasional sangat berpengaruh bagi perusahaan, karena setiap biaya yang dikeluarkan untuk keperluan kegiatan operasional dalam perusahaan terhitung sebagai biaya operasional.

Topic:

  • Rinda Faradilla
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya