Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Luka yang Membekas

[PUISI] Luka yang Membekas
ilustrasi kesedihan wanita (pexels.com/Kat Smith)

Kau biarkan aku terluka
Kau tinggalkan aku dalam gulita
Kasih tulusku kau permainkan
Demi dia yang kau prioritaskan

Sungguh tega rasa cintamu
Menindasku dalam kegelapan sanubari jiwa
Sekilas belati menusuk relung hati
Terseret angin malam pun kau tak peduli

Lekaslah pergi jangan kembali
Luka ini akan selalu membekas
Seumur hidupku dalam kesendirianku
Hingga aku lupa siapa diriku

Lekaslah pergi dan ingatlah nanti
Kau akan menerima sakitnya dilukai
Dalam benturan yang kau perbuat sendiri
Hingga nanti kau melihat bekas luka yang sama
Yang dahulu kau lukai padaku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Indiana Malia
EditorIndiana Malia
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Surat Cinta dari Bulan Februari

24 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hati

[PUISI] Kepada Hati

22 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Cangkir Biru

[PUISI] Cangkir Biru

20 Feb 2026, 13:48 WIBFiction