Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Aduan Diri

Aduan Diri
Doc. Pribadi
Share Article

Aku tersandung

Tersandung kerikil tajam mengoyak kaki

Sakit

Hingga merintih menjadi pilihan tuk obati

Aku bangun

Namun raga tak bersama lagi

Bayangan-pun pergi tinggalkan diri

Rabby

Lenyap sudah hiasan dinding yang ku lukis dengan darah dari nadi

Tersapu debu hingga menjadi kelabu tak lagi artistik

Ah, sudah lah 

Aku hanya perlu melukisnya lagi 

Dengan lebih banyak tinta yang mungkin akan ku temui

Walau sakit jiwa ini karena sempit

Namun kasih akan memeluk hingga membuka kembali celah diantara gembok kunci

Wahai sang peredam bisik

Aku di sini menanti mu memanggil

Di mana tenang jiwa bergeming

Bersamamu aku instrospeksi

Berkeluh kesah pada lembah padang pasir

Sebagai aduan diri

Hingga mata terasa perih

Lalu terlelab di bawah naungan langit

Share Article
Topics
Editorial Team
Yozola Fitriani
EditorYozola Fitriani

Related Articles

See More

[PUISI] Sisa Fajar di Ujung Pematang

07 Jul 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Munajat

[PUISI] Munajat

07 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rakus Duniawi

[PUISI] Rakus Duniawi

06 Jul 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Sekelebat Mimpi

[PUISI] Sekelebat Mimpi

06 Jul 2026, 06:25 WIBFiction
[PUISI] Saling Becermin

[PUISI] Saling Becermin

05 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bisik Pekerja

[PUISI] Bisik Pekerja

04 Jul 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction