Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Jendela yang Terbuka

[PUISI] Jendela yang Terbuka
Ilustrasi jendela kayu yang terbuka (pexels.com/Pixabay)

Kutarik tirai,

Kudorong bingkai kayu ke luar.

Angin pagi masuk tanpa permisi,

Membawa serta aroma embun dan rumput basah.

Dari kejauhan,

Suara sapu lidi tetangga mulai terdengar,

Bergesekan dengan tanah,

Menggantikan sepi semalam.

Kamar yang pengap kini bisa kembali bernapas lega.

Aku berdiri sebentar di ambang jendela.

Melihat langit yang masih setengah pucat,

Tapi rasanya sudah cukup terang

Untuk menyambut apa pun yang datang hari ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Jendela yang Terbuka

07 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Asal Bapak Senang

[PUISI] Asal Bapak Senang

06 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Rumah

[PUISI] Rindu Rumah

05 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Setipis Alasan

[PUISI] Setipis Alasan

04 Apr 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Semanis Madu

[PUISI] Semanis Madu

03 Apr 2026, 22:08 WIBFiction
[PUISI] Cerita Akhir Maret

[PUISI] Cerita Akhir Maret

03 Apr 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Jedalah Sejenak

[PUISI] Jedalah Sejenak

03 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Rumah Ternyaman

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction