Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Perih yang Tidak Terlihat

[PUISI] Perih yang Tidak Terlihat
ilustrasi pria yang sedang sedih (unsplash.com/Yosi Prihantoro)
Share Article

Wajah tetap tersenyum seperti biasa
Suara keluar tegas tanpa goyah
Tidak banyak yang berubah di permukaan
Namun bagian dalam berjalan lebih pelan

Hal kecil terasa lebih berat dari seharusnya
Pikiran sering berhenti di tengah jalan
Beberapa tawa terdengar nyaring
Meski tidak sepenuhnya tulus

Tidak semua luka tampak di luar
Sebagian menetap di ruang yang sunyi
Tidak meminta untuk terlihat
Hanya bertahan tanpa banyak tanda

Hari berjalan melewati semuanya
Langkah kuatur supaya tidak goyah
Perih itu tidak dapat dijelaskan
Cukup dikenali tanpa harus terlihat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Tak Bertuan

[PUISI] Rindu Tak Bertuan

15 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Tuntutan Zaman

[PUISI] Tuntutan Zaman

14 Jun 2026, 23:48 WIBFiction
[PUISI] DIa yang menghatui

[PUISI] DIa yang menghatui

14 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gigi Bungsu

[PUISI] Gigi Bungsu

14 Jun 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple

13 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction