Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pesta Kepergian

[PUISI] Pesta Kepergian
ilustrasi merayakan kepergian (pexeles.com/damla selen demir)
Share Article

Kehilangan datang tanpa diundang
Kuberi kursi, kuberi ruang
Biar ia bicara sepuasnya
Tentang luka yang masih basah

Kemarahan berdenting di gelas kaca
Sedih mengalir dalam teguk yang hening
Kubiarkan kecewa menari di dada
Tak perlu buru-buru menggiring

Rindu mengetuk di jendela malam
Membawa bayang yang tak utuh
Kudengar suaranya samar-samar
Mengingatkanku pada yang rapuh

Maka kubiarkan duka berpesta
Menari, menangis, tertawa lirih
Karena hanya dengan merayakannya
Aku bisa belajar merelakan yang pergi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Merry Wulan
EditorMerry Wulan

Related Articles

See More

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Gambaran Masa Lalu

[PUISI] Gambaran Masa Lalu

24 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pisau Permata

[PUISI] Pisau Permata

24 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Aku Tidak Peduli

[PUISI] Aku Tidak Peduli

23 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Lubang

[PUISI] Lubang

23 Mei 2026, 05:04 WIBFiction