[PUISI] Potret Dirimu

Genggaman jemarimu terekam kuat di ingatan
Lembut dan hangat tidak bisa aku lupakan
Beragam perasaan menyatu menjadi kenangan
Sungguh memori terbaik dalam kehidupan
Lamunanku melayang jauh ke masa itu
Menatap fotomu dalam-dalam
Mengingat tempat kita bersama tempo dulu
Menelusuri ingatan kejadian silam
Apakah engkau masih ingat?
Saat kita saling berbalas surat
Bila kini kembali padamu
Masihkah ada sedikit peduli untukku?
Diri ini yang menggores luka hati
Membuat cinta berakhir benci
Menyakiti hatimu tiada terperi
Kata maaf tak lagi pantas bagi diri ini
Di masa penyesalanku
Aku meronta dalam pinta dan doa
Semoga senandung cinta selalu ada untukmu
Walaupun bukan dari diriku
Dan meskipun kau tak lagi ingin tahu
Aku tetap mencintaimu hingga masaku berlalu
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.