Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Yang Tertindas Tewas Dilindas Penindas

ilustrasi sebatang korek api
ilustrasi sebatang korek api (pexels.com/Christopher Welsch Leveroni)

Lagi-lagi warga tertindas
Dipaksa tewas
Demi lancarnya kabur para penindas

Padahal jelas terlindung bodi keras
Masih saja beringas injak gas
Lari terbirit tanpa akuntabilitas

Ngomongnya diduga terlindas
Minta maaf lantaran bablas
Nangis-nangis formalitas

Ongkang kaki dalam markas
Boleh jadi tertawa lepas
Nyawa dianggap biji lengkuas

Bagi si paling punya otoritas
Biarpun lalu-lalang melindas
Tak bakal ada yang usut tuntas

Sudah menahun kelewat batas
Memilih berpihak pada yang di atas
Anggap remeh serak suara solidaritas

Padahal digaji keringat orang tertindas
Terus sana sembah babi-babi pentas
Belum saja giliranmu untuk nahas

And if we burn, you burn with us.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Diana Hasna
EditorDiana Hasna
Follow Us