[PUISI] Yang Tertindas Tewas Dilindas Penindas

Lagi-lagi warga tertindas
Dipaksa tewas
Demi lancarnya kabur para penindas
Padahal jelas terlindung bodi keras
Masih saja beringas injak gas
Lari terbirit tanpa akuntabilitas
Ngomongnya diduga terlindas
Minta maaf lantaran bablas
Nangis-nangis formalitas
Ongkang kaki dalam markas
Boleh jadi tertawa lepas
Nyawa dianggap biji lengkuas
Bagi si paling punya otoritas
Biarpun lalu-lalang melindas
Tak bakal ada yang usut tuntas
Sudah menahun kelewat batas
Memilih berpihak pada yang di atas
Anggap remeh serak suara solidaritas
Padahal digaji keringat orang tertindas
Terus sana sembah babi-babi pentas
Belum saja giliranmu untuk nahas
And if we burn, you burn with us.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.