Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Aku Cinta Kamu

[PUISI] Aku Cinta Kamu
ilustrasi tangan (pexels.com/Ivan Samkov)

Malam ini seperti malam kemarin
Aku duduk, kamu duduk, kita tak saling bicara
Aku menatapmu dengan ujung mataku
Menahan setiap tetes air mata yang luar biasa kuatnya,
Aku ingin menangis...

Aku tak pandai bicara denganmu
Kamu pun begitu
Kita lebih suka duduk bersama dalam diam
Kita sama yang tak mau jadi sama

Mataku mengisyaratkan ketaksempurnaanmu
Rambutmu beruban
Perutmu makin buncit
Matamu rabun
Tulangmu mulai keropos
Zaman yang menggerogotimu
Memaksamu menjadi tua, lemah, dan sakit-sakitan

Akulah seorang dewasa
Dengan tanggung jawab besar
Beban berat menjagamu, merawatmu,
Harus mewujudkan harapan-harapanmu
Memberi bahagia, tentram, dan damai untukmu
Semoga dia tak baca tulisanku
Tanpa perlu dia tahu
Dalam diam aku bergumam
Aku cinta kamu...

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Paradoks

23 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kepada Perempuan

[PUISI] Kepada Perempuan

22 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memetik Purnama

[PUISI] Memetik Purnama

21 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Malaikat Palsu

[PUISI] Malaikat Palsu

21 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bising Amoral

[PUISI] Bising Amoral

20 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menjadi Abadi

[PUISI] Menjadi Abadi

20 Apr 2026, 05:48 WIBFiction