Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Paradoks

[PUISI] Paradoks
ilustrasi perempuan merenung (pexels.com/Fábio Scaletta)
Share Article

Perkenalkan aku adalah paradoks
Yang diam dalam keramaian, tapi banyak bicara pada kamu yang membuatku nyaman
Yang memilih berjalan sendirian, tapi juga merindukan kamu sebagai seorang kawan
Yang terlihat tidak peduli, tapi semua tentang kamu kusimpan dalam-dalam di pikiran

Perkenalkan aku adalah paradoks
Yang tidak melakukan apa-apa, padahal ada namamu yang selalu berputar-putar di kepala
Yang merasa semua baik-baik saja, padahal tidak ada hari tanpa berharap tentang kita
Yang menganggap kamu hanya angin lalu, padahal satu-satunya keinginanku adalah sebentar saja memelukmu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Jejak di Rute Lama

10 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kupu-kupu Tua

[PUISI] Kupu-kupu Tua

09 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sayap Itu Rapuh

[PUISI] Sayap Itu Rapuh

09 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Belajar Terbang

[PUISI] Belajar Terbang

08 Jun 2026, 22:07 WIBFiction
[PUISI] Coba Lagi

[PUISI] Coba Lagi

08 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Tentang Tenang

[PUISI] Tentang Tenang

08 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menyelamatkan Akar

[PUISI] Menyelamatkan Akar

07 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lumrah yang Susah

[PUISI] Lumrah yang Susah

06 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kompas yang Patah

[PUISI] Kompas yang Patah

05 Jun 2026, 09:07 WIBFiction