Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menghitung Tahun Tanpa Penutur

[PUISI] Menghitung Tahun Tanpa Penutur
Ilustrasi kue ulang tahun cokelat. (pexels.com/Shahbaz Ansari)

Membalik lembar lalu-lalang pelik duka
Mengabur dalam tiap dersik angin yang menyapa
Sebuah bisikan mengalun lirih dari palung kepala
Ia bergema pelan: “Selamat Ulang Tahun.”

Lilin lima belasku tak pernah berpijar
Ia diam, tak bersuara, tenggelam dalam abai yang menjalar
Tak ada nyala, tak ada doa yang sengaja dikekalkan
Aku merayakan hari lahirku dalam sunyi yang kusembunyikan

Lilin enam belasku pun tak kunjung dinyalakan
Jangankan menyulut api, meliriknya pun aku enggan
Sebab hari-hari itu hanya berisi perih yang menderu
Hari-hari terakhirmu, terkunci rapat di angka enam belasku

Lilin tujuh belasku meluruh
Bergelung pada sukma yang asing dengan kasih yang utuh
Seandainya api itu berhasil menemui sumbunya
Akan kugaungkan sebait persembahan paling rahasia

Bahwa pada enam belasku, aku hanya menemui jelaga
Jenis gelap yang tak pernah kukenal rupa dan batasnya
Bahwa pada tujuh belasku, aku hanya menuai ratap tak berujung
Ratapan yang menghantui kepala, seperti kabut yang mengepung

Lalu, perlahan lilin delapan belasku menyala
Berkobar dengan sumbu benderang yang membelah buta
Namun, separuh jiwaku tertinggal, meleleh bersama sisa lilin lama
Saat kalimat itu kembali terulang ia membawa luka yang sama

“Selamat ulang tahun, serta mulia.”
Begitu manis, namun mengiris dalam tiap-tiap katanya
Sebuah ucapan hangat yang kini tak lagi kutahu
Bagaimana cara menghidupkan baranya di dalam hatiku yang beku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Menghitung Tahun Tanpa Penutur

22 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Perempuan

[PUISI] Kepada Perempuan

22 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memetik Purnama

[PUISI] Memetik Purnama

21 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Malaikat Palsu

[PUISI] Malaikat Palsu

21 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bising Amoral

[PUISI] Bising Amoral

20 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menjadi Abadi

[PUISI] Menjadi Abadi

20 Apr 2026, 05:48 WIBFiction
[PUISI] Mengingat Kamu

[PUISI] Mengingat Kamu

19 Apr 2026, 11:25 WIBFiction