Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Antara Harap dan Ragu

[PUISI] Antara Harap dan Ragu
ilustrasi pria yang sendirian (pexels.com/Mike Norris)
Share Article

Beberapa waktu lalu aku kehilangan arah
Jalan yang kuikuti berakhir lebih cepat
Harapan yang sempat tumbuh perlahan
Tinggal sebagai sunyi yang sulit dijelaskan

Kini sesuatu tampak di kejauhan
Belum dekat dan belum benar-benar jelas
Namun cukup untuk mengubah pandangan
Tidak terus tertuju pada yang telah hilang

Ada bagian dalam diri yang ingin percaya
Membayangkan kemungkinan yang lebih baik
Namun kekecewaan kemarin menghantui
Berjalan di samping setiap harapan

Maka aku memilih melangkah sewajarnya
Tanpa menggenggam terlalu erat
Jika memang itu jalan yang disediakan untukku
Ia akan tetap ada saat aku tiba nanti

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team