Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Orang yang Tak Pernah Dipahami

1 min read
[PUISI] Orang yang Tak Pernah Dipahami
ilustrasi membaca buku di dekat jendela (pexels.com/cottonbro studio)

Ada hati yang terlalu sering disalahartikan
Karena diam dianggap sebagai ketidakpedulian
Padahal di dalam sunyi yang dipertahankan
Ada badai yang tak tahu bagaimana diceritakan

Tak semua luka pandai mencari bahasa
Tak semua tangis ingin terlihat mata
Sebagian hanya memilih menjadi senyap
Karena pernah bicara lalu tak dianggap

Maka jangan buru-buru menilai seseorang
Dari tenang yang tampak begitu lapang
Sebab laut pun terlihat begitu tenang
Sebelum menyimpan badai di kedalaman

Dan mungkin yang paling menyakitkan
Bukan ketika tak ada yang memahami keadaan
Melainkan ketika seseorang terus bertahan
Sambil meyakinkan diri bahwa ia tak membutuhkan

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team

    Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia