Ayunan itu masih setia tergantung
Di bawah pohon yang menaunginya
Sekali kusentuh talinya yang mulai usang
Masa kecilku kembali berayun bersama angin
Di sanalah dunia terasa begitu sederhana
Tak ada yang kupikirkan selain bermain
Ayah mendorongku hingga tertawa lepas
Ibu menyambutku dengan senyum hangat
Baru kini aku mengerti sepenuhnya
Ayunan itu bukan sekadar permainan
Ia dibangun dari tenaga dan kasih sayang
Agar aku mengenal bahagia
Waktu berjalan tanpa pernah menunggu
Rambut mereka memutih, langkah melambat
Tangan yang dulu mengangkat dan menopangku
Kini tak lagi sekuat saat mengikat ayunan itu
Maka biarlah kini menjadi giliranku
Menjadi tempat mereka bersandar di masa tua
Dulu mereka mendorong ayunanku penuh cinta
Kini aku yang menjaga langkah mereka
![[PUISI] Ayunan di Bawah Pohon](https://image.idntimes.com/post/20260722/luke-chui-g6fvp6asycc-unsplash_24d4a70c-989d-4036-b320-aeed4987157d.jpg)