Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Negeri yang Kupanggil Pulang

[PUISI] Negeri yang Kupanggil Pulang
ilustrasi rumah di tengah sawah (vecteezy.com/Thodsapol Thongdeekhieo)
Share Article

Pernah kulihat luka tumbuh di tubuh bangsa
Pernah pula harapan nyaris kehilangan cahaya
Namun, di antara keduanya tetap ada manusia
Yang memilih bertahan demi tanah tercinta

Mungkin negeri ini tak selalu sempurna
Tak semua mimpi tumbuh sebagaimana mestinya
Namun, selama merah putih masih berkibar di udara
Akan selalu ada alasan untuk mencintainya

Jika kelak langkahku membawa aku jauh mengembara
Melewati lautan, kota, dan negeri yang berbeda
Akan kusimpan satu nama paling dekat di dada
Indonesia, negeri yang kupanggil pulang selamanya

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team
    Atqo Sy
    EditorAtqo Sy