Di kehidupan yang lain
Mungkin aku adalah jangkar
dan kau adalah kapal yang sedang berlayar
Atau mungkin aku adalah lilin
dan kau adalah bensin yang dingin

Kita bertemu layaknya air dan angin
Menurunkan hujan yang menyuburkan bumi
Sepintas terlihat suram seperti awan-awan di langit
Namun, jika kau bersedia melihat lebih jauh
Ada hijaunya pepohonan yang bercabang
dan cerahnya rona bunga yang bermekaran

Waktu yang kita miliki terasa seperti fajar yang tak berkesudahan
Menghangatkan bebatuan di tepi sungai
Menumbuhkan harapan di sela-sela harapan
dan membangunkan sang Pahlawan dari mimpi buruknya