Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bayang di Sudut Kursi

[PUISI] Bayang di Sudut Kursi
ilustrasi kursi (pexels.com/Marcelo Jaboo)

Di sudut senyap, kursi itu menanti,
kusam oleh waktu yang menggerus perlahan,
bayang-bayang usang menari,
tinggalkan jejak dengan langkah perlahan. 

Pernah ia hangat oleh tubuh,
dijaga lengan yang kini raib,
namun kini hanya bayang berlabuh,
pada kayu renta yang letih menggigit.

Engkau menunggu, namun sia-sia,
tiada lagi langkah mendekat,
hanya debu yang setia bercerita,
tentang yang pergi, pudar dari lekat.

Duhai kursi,
dalam luka sunyi,
akankah ia kembali?
adakah rindumu akan terobati?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Patricia Elsa
EditorPatricia Elsa
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Ruang yang Dirampas

16 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction