Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Bersilat Lidah

[PUISI] Bersilat Lidah
ilustrasi menunjukkan lidah (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Share Article

Jangan heran dengan fakta yang berubah
Kebenaran memang sudah bubrah
Menyisakan sejumlah manusia gerah
Yang tak mengetahui arti kata ramah

Berkali-kali sudah bersilat lidah
Menganggapnya sebagai fenomena lumrah
Kebohongan bercengkrama dengan meriah
Seolah tidak mengenal kata lelah

Barangkali sudah menjadi sifat alamiah
Sudah terlanjur menyatu dengan darah
Mustahil jika berniat mengubah
Sedang ia nyaman bersilat lidah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Editorial Team