Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bersilat Lidah

[PUISI] Bersilat Lidah
ilustrasi menunjukkan lidah (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Share Article

Jangan heran dengan fakta yang berubah
Kebenaran memang sudah bubrah
Menyisakan sejumlah manusia gerah
Yang tak mengetahui arti kata ramah

Berkali-kali sudah bersilat lidah
Menganggapnya sebagai fenomena lumrah
Kebohongan bercengkrama dengan meriah
Seolah tidak mengenal kata lelah

Barangkali sudah menjadi sifat alamiah
Sudah terlanjur menyatu dengan darah
Mustahil jika berniat mengubah
Sedang ia nyaman bersilat lidah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie

Related Articles

See More

[PUISI] Aku Tumbuh dari Luka yang Diberi Ayah

20 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction