Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Cerita dari Bahari
ilustrasi penyu (magnific.com/freepik)

Selalu ada yang sabar menunggu

Di ujung terdalam lautan biru

Tuk bercerita dari balik terumbu

Meniupkan buih-buih gelembung pilu

 

Rumahnya tak lagi jadi tempat teraman

Tergerus oleh nafsu tanpa sempadan

Yang menjual nurani tuk jadi hartawan

Dan kutukan apatis yang dirayakan

 

Samudra yang tenang jangan sampai bergejolak

Jika sampai tak ada yang sanggup mengelak

Amanatnya terlambat tuk jadi pengingat akhlak

Amarahnya terhampar bagai pecahan ombak

 

Mereka memangku bahari secara harmonis

Dalam gulita tanpa hingar-bingar apresiasi 

Menua dalam pengabdian di setiap generasi 

Dan kita hanya butuh hati yang peduli 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team