Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari
ilustrasi penyu (magnific.com/freepik)
Share Article

Selalu ada yang sabar menunggu

Di ujung terdalam lautan biru

Tuk bercerita dari balik terumbu

Meniupkan buih-buih gelembung pilu

 

Rumahnya tak lagi jadi tempat teraman

Tergerus oleh nafsu tanpa sempadan

Yang menjual nurani tuk jadi hartawan

Dan kutukan apatis yang dirayakan

 

Samudra yang tenang jangan sampai bergejolak

Jika sampai tak ada yang sanggup mengelak

Amanatnya terlambat tuk jadi pengingat akhlak

Amarahnya terhampar bagai pecahan ombak

 

Mereka memangku bahari secara harmonis

Dalam gulita tanpa hingar-bingar apresiasi 

Menua dalam pengabdian di setiap generasi 

Dan kita hanya butuh hati yang peduli 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Rumah yang Salah

[PUISI] Rumah yang Salah

28 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Lemah Tapi Kuat

[PUISI] Lemah Tapi Kuat

25 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Secercah Gelisah

[PUISI] Secercah Gelisah

24 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction