Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Dahaga di Tanah Surga
ilustrasi musim kemarau (pexels.com/Pixabay)

Langit menggantung, bak mengkuk bening retak
Rona cahaya tumpah, melimpah
Silau mengering di kelopak mata bumi
Memancing tangis abadi

Menyentuh dingin, tak mampu meneguk air
Aroma surga menjadi cerita
Khayalan berebut menghias netra
Lalu jatuh, menjadi rapuh

Lagu angan dari telapak langit
Menghimpit pertarungan sengit
Lautan lupa cara menjadi gelombang
Keruh samudra menghantam

Rimba sedang memeluk kosong
Ruang sesak yang lapang
Menyulam harap dari kerontang
Di tanah surga, dahaga bersarang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team