Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rindu yang Menyuruk

[PUISI] Rindu yang Menyuruk
ilustrasi bunga (pexels.com/ZEYNEP SEVDA)
Share Article

Bersuruk-suruk rindu di relung malam,
menyelinap lirih ke celah-celah sepi,
tak bersuara, namun menggurat panjang
pada nurani yang tak henti memengarkan sunyi.

Rembulan menggantung pucat di langit tua,
sementara angin mengirai kenangan perlahan,
dan aku, sang peziarah ingatan,
masih mendamba pulang pada pelukanmu yang lampau.

Betapa rindu kerap menjelma kabut,
tak tampak, namun merundukkan hati,
hidup diam-diam dalam gulma dada,
bersuruk-suruk bersama doa yang tak tersampaikan.

Barangkali kelak logika akan memungutnya,
membawa segala yang tak sempat terucap,
namun rindu bersuruk-suruk itu tetap tinggal,
menjadi gema paling sunyi di ruang ingatan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Rantau di Dalam Diri

15 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Tuntutan Zaman

[PUISI] Tuntutan Zaman

14 Jun 2026, 23:48 WIBFiction
[PUISI] DIa yang menghatui

[PUISI] DIa yang menghatui

14 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gigi Bungsu

[PUISI] Gigi Bungsu

14 Jun 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple

13 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction