Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Hidup di dalam Serakah
ilustrasi memegang uang (unsplash.com/JP Valery)

Bersaing untuk piala api
Tak peduli dikata seorang pecundang
Atau menjelma menjadi makhluk pengecut
Ia akan tetap tersenyum angkuh

Hidup di dalam barisan serakah
Memungut recehan tak bermakna
Atau bersua dalam kedudukan fiksi
Membiarkan jiwa serakah mendominasi

Sudah tak berpikir baik dan benar
Atau mana ambisi dan akal
Bunga-bunga serakah yang terlanjur merekah
Tak mampu menyembunyikan diri di balik ruang gelisah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team