Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Ketika Badut Memakai Mahkota
ilustrasi badut yang memakai mahkota (unsplash.com/ Dovile Ramoskaite)

Alkisah di sebuah kerajaan berlapis aurum dan lentera megah
Hiduplah seorang badut bermahkota raksasa
Ia gemar bertutur konyol di balkon kerajaan
Saat tanah retak perlahan di bawah sarang burung-burung kecil

Belum lama ia duduk di singgasana itu
Ia sibuk meruncingkan tombak dari susunan huruf
Ujarnya demi keberlangsungan ketertiban taman kerajaan
Nyatanya hanya memenjarakan burung-burung kecil yang bernyanyi lirih

 Piyik-piyik renta dicekoki santapan racun berlabel nutrisi
Hingga tumbang sebelum sempat mengenal kenyang
Jenggala yang kehilangan batang dan akarnya
Telah merenggut ratusan sayap yang tak sempat pulang

Kernel gandum kehilangan harganya di musim yang masam
Sedang para burung mulai asing pada perut yang penuh
Namun sang badut tetap berkelakar dari singgasananya
Para burung hanya berharap mahkotanya rebah bersama angin ribut

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy