[PUISI] Kita, Bersisian, Tergantikan

Aku tahu kita merindu sapa
Atas memori yang keras kepala
Tak mau lupa namun enggan menatap mata
Kita bukan lagi dua balik koin yang saling bersisian
Bertaruh dan menentang dunia
Kian dimakan waktu namun tetap berharga
Kini kita hanya sekadar pernah ada
Berpegang pada hari yang berat dan hampa
Di mana kita akan mengingatnya
Untuk pelarian yang selalu didamba
Kau, aku, akan terus berjalan
Meski tak lagi beriringan, mungkin juga tergantikan
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.