Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Kursi yang Menelan Waktu
ilustrasi seorang pekerja pria yang sedang duduk di meja kantor (pexels.com/Marc Mueller)

Setiap hari aku duduk di tempat yang sama
Menghadap layar yang tak pernah tidur
Menumpuk pekerjaan demi pekerjaan
Seperti ombak yang tak mengenal pantai

Punggungku mulai menyimpan cerita
Tentang jam-jam yang terlalu panjang
Tentang mimpi yang ditunda berkali-kali
Demi sesuatu yang disebut kewajiban

Aku melihat matahari dari jendela
Datang lalu pergi tanpa kusadari
Seolah hidup berjalan di luar sana
Sementara aku tertahan di sini

Kadang aku ingin berdiri sebentar
Mengambil kembali diriku yang hilang
Karena ada hari-hari tertentu
Saat kursi ini terasa seperti sangkar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team