Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bisik Bulan di Tengah Sunyi

[PUISI] Bisik Bulan di Tengah Sunyi
Ilustrasi Nuansa Malam dan sepi (www.pexels.com/Вениамин Курочкин)
Share Article

Malam turun secara perlahan,
membawa dingin ke sudut hati yang sepi,
sementara bulan menggantung diam,
seolah tahu luka yang kusembunyikan sendiri.

Aku berbicara pada langit dengan lirih
tentang rindu yang tak sempat pulang,
tentang nama yang masih tinggal di hati
meski waktu terus melaju dan menghilang.

Angin datang tanpa aba-aba maupun suara,
mengusap kenangan yang belum juga reda,
dan di tengah sunyi yang terasa panjang,
aku masih belajar melepaskan segalanya.

Bulan tak pernah memberi jawaban,
namun cahayanya cukup menenangkan,
seakan berkata bahwa
tidak semua kehilangan harus dilupakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Pria Bermahkota Hitam Legam

31 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction