Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Kursi yang Menelan Waktu

[PUISI] Kursi yang Menelan Waktu
ilustrasi seorang pekerja pria yang sedang duduk di meja kantor (pexels.com/Marc Mueller)
Share Article

Setiap hari aku duduk di tempat yang sama
Menghadap layar yang tak pernah tidur
Menumpuk pekerjaan demi pekerjaan
Seperti ombak yang tak mengenal pantai

Punggungku mulai menyimpan cerita
Tentang jam-jam yang terlalu panjang
Tentang mimpi yang ditunda berkali-kali
Demi sesuatu yang disebut kewajiban

Aku melihat matahari dari jendela
Datang lalu pergi tanpa kusadari
Seolah hidup berjalan di luar sana
Sementara aku tertahan di sini

Kadang aku ingin berdiri sebentar
Mengambil kembali diriku yang hilang
Karena ada hari-hari tertentu
Saat kursi ini terasa seperti sangkar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Ibuku adalah Samudera Biru

01 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction