Mata setajam pisau berlian
Bergerak cepat membidik dadaku
Usik menusuk, begitu menyakitkan
Merah muda menyeruak dari jantungku
 
Hitam legam memahkotai kepalanya
Angin menyapa, tetapi aku yang tergoda
Fenomena paling mewah yang pernah kulihat
Sebanding dengan tahun-tahun hidupku
 
Akar dari semua masalah pribadi
Rampas akal sehatku, menghantui malamku
Ibarat lebah yang tersesat, dimabukkan aroma bunga asing
Zaman kali ini menjadi sedikit berbeda