Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi
ilustrasi traveling ke alam (pexels.com/Yu Lin Chen)
Intinya Sih
  • Puisi menggambarkan hubungan harmonis antara sungai, hutan, dan bumi sebagai simbol kehidupan yang terus mengalir.
  • Hutan digambarkan sebagai penjaga sunyi dengan dedaunan yang berkomunikasi melalui bahasa alam.
  • Bumi dipersonifikasikan sebagai sosok tua yang tetap memeluk dan menenangkan meski menghadapi senja kehidupan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Sungai-sungai merambat

Urat nadi pantang lelah

Mengalir rindu dari hulu

Beranjak pada laut bermata biru

Hutan berdiri menjaga bisu

Rambut hijau disisir angin

Dedaunan berbisik bahasa hanya dipahami hujan

Bumi tak mengamuk

Memeluk punggung renta

Pada senja merunduk

Lunglai menembus batas semesta

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian

Related Articles

See More
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perihal Ibu

[PUISI] Perihal Ibu

25 Mei 2026, 05:25 WIBFiction