Kutapaki lorong tanpa cahaya
Mengejar harap yang entah di mana
Setiap langkah terasa berputar
Mencari jalan yang kian samar
Di dinding sepi kutulis namamu
Lalu kuhapus bersama raguku.
Namun bayangmu tak pernah pergi
Tetap menetap di ruang hati
Kadang kau hadir membawa mentari
Menghangatkan luka di pagi hari
Lalu menghilang tanpa pertanda
Meninggalkan dingin yang tak terkata
Bila akhirnya kutemukan jalan
Semoga bukan sekadar pelarian
Melainkan pintu menuju damai
Tempat luka perlahan akan usai
![[PUISI] Labirin Perasaan](https://image.idntimes.com/post/20260624/img_5178_4863b8a1-abb0-4b55-929c-7cb6d164ba8c.jpeg)