Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Makhluk Perasaan

[PUISI] Makhluk Perasaan
ilustrasi perempuan membawa lentera dikelilingi kunang-kunang (pexels.com/Tanmoy Prosad)
Share Article

Ia lahir dari sunyi yang lembut beralasan
Dipeluk pagi dengan doa dan harapan
Di matanya berkilau rahasia kehidupan
Di dadanya berdenyut ribuan perasaan

Ia berjalan pelan menata impian
Menganyam luka menjadi keteguhan
Tangisnya jatuh bukan tanda kelemahan
Melainkan bahasa hati yang terdalam

Ia adalah makhluk perasaan, kata-kata dunia harus perlahan
Seolah rasa adalah beban bawaan
Padahal dari sanalah tumbuh kekuatan
Yang tak selalu tampak di permukaan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction