Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Sahabat dalam Diam

[PUISI] Sahabat dalam Diam
ilustrasi sahabat (pexels.com/Ali Pazani)
Share Article

Sahabat bukan tentang

siapa yang paling asik ditemani,

atau siapa yang paling lama dikenal,

tapi tentang siapa yang tetap menetap

saat dunia merasa runtuh.

Ia datang tanpa janji,

namun menetap tanpa syarat

Selalu ada tanpa diminta,

selalu mengerti tanpa perlu banyak kata.

Diantara tawa yang ramai

ada sebuah cerita yang tak semua orang tau,

tentang air mata yang selalu jatuh,

tentang luka lama yang perlahan sembuh.

Sahabatku,

kaulah tempat pulang yang paling sederhana,

Tak perlu sempurna,

tapi selalu ada.

Walaupun suatu saat jarak memisahkan kita,

semoga waktu tak menghapus kenangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Bisik Bulan di Tengah Sunyi

31 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction