Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Malam dalam Diam

[PUISI] Malam dalam Diam
ilustrasi malam (Dok. Pribadi/Gustina Sari)

Ku berjalan ke depan
Menapak pelan dalam sunyi
Menanti bulan terapit malam
Menanti gemerlap bintang yang bertaburan
Melihat wujud benda dalam alam

Dengan debu yang terguncang angin
Angin yang memberiku dingin dalam sendiriku
Dingin yang menusuk ke dalam tubuhku
Dan sulit untuk dihangatkan


Mendengar suara jangkrik yang berderik rendah terdengar di telinga
Suasana malam yang semakin terlihat
Menjadi jelas di pukul dua belas
Menjadikanku merinding dalam senyapnya malam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gustina Sari
EditorGustina Sari
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Jiwa yang Tidak Pernah Mati

27 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction