Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Jakarta Bukan Kasih Sayang

[PUISI] Jakarta Bukan Kasih Sayang
ilustrasi Jakarta pada malam hari (pexels.com/Afif Ramdhasuma)
Share Article

Selepas petang, kita sempat berbagi bincang
Lihatlah, aku tak paham cara membujuk genangan di bawah matamu
Erat sekali genggamanmu, enggan melihatku terbanting ke depan
Namun waktu adalah kompas dan aku memilih terseret bersama liarnya arus angin

Fana tentangmu sudah jauh dibuang dalam palung terdalam
Meski terkadang, aku melihat jiwamu memberontak mencapai dasar
Bersama mekarnya panel hangat, aku di ambang hilang
Dan malam, ia akan datang menggigiti tubuhku

Aku tidak lari dari dekapanmu
Hanya saja ada nilai tukar untuk sebuah ambisi
Nyatanya, ini bukan lakon untuk dipertontonkan
Selepas sesaknya di arah selatan kota, pastikan janjiku kau temukan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More

[PUISI] Ketika Harapan Masih Bernapas

01 Jul 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Rumah yang Salah

[PUISI] Rumah yang Salah

28 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Masa Usang

[PUISI] Masa Usang

26 Jun 2026, 21:07 WIBFiction