Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Memberi Celah
ilustrasi memberi celah (unsplash.com/林生 黄)

Aku tahu, diam-diam ia menyimpan rasa
Terbaca dari sikap yang tak lagi rahasia
Juga dari bisik yang sampai ke telinga
Tentang namaku yang ia jaga dalam doa

Aku memilih untuk tidak menutup pintu
Meski ruangnya telah terisi bayangmu
Seseorang yang hadir namun tak pernah utuh
Hanya singgah tanpa benar-benar menjadi tuju

Aku tahu, ini bukan perkara mudah
Membuka hati untuk arah yang tak kupilih
Namun aku enggan membuatnya patah
Sebab aku paham rasanya terluka dan tersisih

Jika kelak hatiku tetap tak berubah
Semoga ia mampu mengerti dengan bijak
Bahwa aku pernah memberi celah
Meski tak pernah menjanjikan cinta yang sama

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team