Biru yang dalam diamnya
Berenang mengelabui bola mata
Meruntuhkan kilauan sisik
Berbisik pada nostalgia
Nirwana menggeliat di isi kepala
Merambat ke luar kaca nestapa
Apakah mereka benar-benar bebas?
Seperti wangi asmaraloka
Ikan yang bertepuk tangan
Tatkala canda tawa meluber
Memadukan aksara
Bolehkah melempar bayangan?
Amisnya ditelan perlahan
Mengiringi suka cita
Atma dibalut insang rindu
Kasih melekat di sirip asa
Mencengkeram arus memori
Membuat ricuh ombaknya
Rasa berkelana
Tatkala bentala menjelma buih elegi
Maafkan kaki yang bergetar
Menyusuri ujung lautan malang
Menggapai terumbu karang
Mencari serpihan namamu yang hilang
![[PUISI] Membungkus Kasih di Ujung Kisah Lautan Biru](https://image.idntimes.com/post/20260712/pexels-d-c-trung-1464611371-31964808_50ef8465-4b61-40fa-90b8-6744f94116ef.jpg)