Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Mencari Keberadaan yang Tidak Ada
ilustrasi wanita dan sunset (pexels.com/Rachel Claire)

Seharusnya aku tak pernah mengenalmu
Dari dulu, rupanya dirimu hanya permainkanku
Sorot binar matamu dulu ternyata palsu
Dan bodohnya aku, terpukau oleh romansa semu

Akankah hati yang patah akan kembali utuh?
Bukankah gelas akan pecah setelah jatuh?
Memori itu masih terasa dekat meski telah jauh
Dan kusadar tak pernah ada kau disaat kubutuh

Apakah cinta hanyalah ilusi?
Apakah hati pantas dikhianati?
Bukankah kata 'Asing' terasa bak hukuman mati?
Yang berikan hubungan ini arah tak pasti

Oh, iya, sejak dulu kita tiada
Semua yang kita alami tak pernah nyata
Memori ini rancangan mimpi penuh dusta
Dan tidak pernah ada 'Kita' di setiap kata

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team