[PUISI] Menepilah Sejenak

Ketika kau berlari dalam peluh
Di simpang ambisi dan prestasi
Napas payah tertinggal di dada
Dan hasrat terasa sesak
Mengapa kau tergesa?
Padahal tak sedang berlomba
Menepilah sejenak
Karena jiwamu adalah telaga, ia layak dijaga
Jeda ...
Bukan karena tak mampu
Namun bersiap melaju
Merengkuh arah yang dituju.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















