[PUISI] Ragu

Setiap langkah terasa bayang,
Pikiranku berputar, hati pun gamang.
Anganku perlahan hilang terbang,
Tersisa sepi di ruang yang tenang.
Di balik pintu, malam menatap,
Gelap bicara tanpa suara.
Aku ragu, aku pun lelap,
Terjebak antara nyata dan prasangka.
Bisakah aku menang melawan diri?
Bisakah aku temukan arti senang?
Semua tanya datang bertubi,
Namun, sungguh ...,
Aku hanya ingin disayang.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















