Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menjadi Debu

[PUISI] Menjadi Debu
ilustrasi membaca di pinggir pantai (freepik.com/freepik)

Manusia dan segala harapannya
Hidup dengan penuh impian
Tak ingat kalau kapan saja bisa hilang
Hari ini sempurna namun besok terbuang

Dunia yang terlihat penuh gempita
Bagai panggung sandiwara tiga babak
Karena manusia datang, melihat, lalu pergi
Lantas kenapa kita hidup seakan selamanya?

Pada awalnya adalah embun
Kemudian hilang tersisa sendu
Bagai gugurnya daun-daun
Kita semua akan kembali menjadi debu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Perlombaan Tanpa Garis Finis

16 Apr 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction