Dulu aku pernah menunggu di balik pintu
Berharap masa lalu kembali menyatu
Namun semakin lama aku menunggu
Semakin dalam luka yang mengganggu
Kini kubiarkan pintu itu tertutup
Tak lagi kubuka meski hati meratap
Bukan karena rasa telah benar-benar luput
Hanya karena aku lelah terus berharap
Biarlah kenangan tinggal sebagai cerita
Tak perlu lagi kupaksa menjadi nyata
Ada perpisahan yang harus diterima
Agar hati punya ruang untuk bahagia
Hari ini aku memilih melangkah
Meninggalkan segala yang pernah patah
Tak akan lagi kucari siapa yang salah
Aku hanya ingin hidup dengan lebih tabah
![[PUISI] Menutup Pintu Luka](https://image.idntimes.com/post/20260913/img_7627_c91e42d2-af34-4e7a-a4a1-81dc253aa39f.jpeg)