Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Luka yang Berbisik

[PUISI] Luka yang Berbisik
ilustrasi memendam luka (pexels.com/Hoàng Bầu)

Kau titipkan cinta dalam kata
Namun bersamanya luka menjelma
Tatapan hangat yang pernah ada
Kini hanya sisa dalam nestapa

Di pelukan lain kau tertawa
Seolah tak pernah ada duka
Sementara aku masih bertanya
Mengapa perih tak juga sirna

Bukan ingin mengulang kisah
Bukan pula menahan langkah
Namun bayangmu masih merekah
Di relung hati yang kian lelah

Luka ini belum usai
Berbisik lirih dalam sunyi
Meminta waktu tuk sekali lagi
Mengenang rindu yang tak kembali

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Titik yang Enggan Dijemput Garis

25 Mar 2026, 19:22 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction