Tidak ada tempat paling nyaman selain hutan
Dimana yang kulihat kebanyakan hijau, biru, dan cokelat
Daun-daun dan rumput menyejukkan
Langit cerah memberiku harapan
Cokelat warna batang dan tanah paling menenangkan
Entah berapa lama aku akan menghabiskan waktu di sini
Menikmati hijau, biru, dan cokelat
Mencerapi sejuk dan tenang
Sehingga aku akan pulang dari hutan,
Membawa segenggam harapan
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Menyembuhkan Diri
![[PUISI] Menyembuhkan Diri](https://image.idntimes.com/post/20260510/pexels-line-knipst-574109081-28987431_019bfa21-a3a1-4f06-b572-24fa041282d4.jpg)
ilustrasi hutan (pexels.com/Line Knipst)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Langkah yang Terus Diuji09 Mei 2026, 22:25 WIB
Editorial Team
EditorNabila Inaya
Related Article
[PUISI] Sela Adab24 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Di Antara Luka dan Kemungkinan24 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Perahu Tanpa Pelabuhan23 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Ketika Tawa Tumbuh Tanpa Alasan23 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Nisan Kecil22 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Desah Rumput Kering22 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Liturgi22 Agu 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Hari Hujan Terakhir22 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ingatan yang Memilihmu21 Agu 2026, 20:48 WIB
[PUISI] Detik Warna21 Agu 2026, 16:47 WIB
[PUISI] Sekuntum Rindu Pertama21 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Hari yang Ikut Pulang20 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Musim yang Telah Berlalu20 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Kursi Kosong di Baris Terakhir20 Agu 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Maaf untuk Luka yang Bukan Salahmu20 Agu 2026, 05:25 WIB
[Puisi] Saat Kau Berbisik19 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Nisan Muda19 Agu 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Langit yang Mengingatkanku19 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dialog Pertikaian19 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sisa dari Sebuah Penantian18 Agu 2026, 07:07 WIB