Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Merindukan Bulan

[PUISI] Merindukan Bulan
pexels.com/luizclas

Mungkin semesta tahu
Bintang-bintang itu bercahaya
Matahari juga bercahaya bahkan lebih terang

Mungkin semesta tahu
Langit di bumi sering berubah warnanya
Mengikuti arah matahari

Mungkin semesta tahu
Ada seorang gadis kecil yang selalu menanti detik tawa
Tawa yang hanya muncul di periode tertentu

Dialah purnama malam keempat belas
Dengan sabar dia selalu menunggunya

Katanya purnama ini memberikan cahaya lebih terang di hatinya
Dan di hati keluarganya
Demikianlah, kisah yang tiada akhir bagi gadis kecil ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction