Langit merekah bagai mawar yang siap dipetik
Melepaskan serbuk sari ke lautan dunia
Hawanya terasa canggung dan menggelitik
Mengitari kepalaku bersama ragam tanya
Apakah waktu telah layu?
Sehingga benih baru harus ditanam di lahan gambut
Apakah kita telah uzur?
Menua dan membusuk tak lagi sesuai fungsi utuh
Siklus semesta adalah sebuah misteri
Transisi rancu antara titik awal dan akhir
Ke mana kita akan dibawa debu kosmik
Semua teka-teki liar meracau tanpa orbit
Saat sang atmosfer ringkih tertembus
Kedua tangan hanya bisa berpangku
Kepala yang keras luluh diam tertunduk
Hati menerima jika tak semua harap harus bersambut
![[PUISI] Meteor Pembawa Pesan](https://image.idntimes.com/post/20260629/nature-majestic-glowing-starfield-illuminated-by-milky-way-generated-by-ai_253fe93f-37bd-4324-bdc9-0eb7eceadcdd.jpg)