Domba kecil memancarkan asa
Berjalan di lorong masa
Menggenggam serpihan kaca
Berkerumun pada luka cita

Jeratan temali kian paksa
Domba-domba dibungkam daksa
Makan minum rutinitas semata
Bertumpu sembari menunggu senja

Wol menutup luka
Merintih pada tiap netra
Seratus kali senja menyapa
Domba melayangkan tanya

Keheningan bak patroli
Domba tak enak hati
Biarkan induk kembali
Asal serigala tak mengaum lagi