Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pelan

[PUISI] Pelan
ilustrasi serenity in forest (pexels.com/Ірина Данелюк)
Share Article

Kuketemukan dirimu di lirihnya kemarau fajar, saat cahaya jatuh tanpa tergesa,
langit terbuka perlahan, dan perbukitan seolah berbisik tanpa suara.
Biru merendah, alam seperti menyimpan rahasia yang hanya kau dengar,
hidupmu tak riuh, tapi tertata sunyi, hadir tanpa harus bersandar pada gempar.
Menakar waktu dari terang yang singgah, bukan dari apa yang dipamerkan,
memilih dalamnya diam, tak dituturkan.

Kau tak terpikat gemerlap yang dipinjam, tapi pada langit yang bernapas pelan,
dengan mata yang sabar, merengkuh dunia tanpa perlu penegasan.
Lautmu yang dalam tampak sunyi di permukaan, namun menyimpan arus hangat tempat kembali jadi tujuan.

Kau bilang harimu berpendar, namun belum benar usai, melainkan jalan yang terus kau rajut, tempat ragu dan makna saling menyelami.
Dan aku, dari jauh, membaca yang tak kau ucapkan, menemukan sesuatu yang tumbuh lirih, pelan-pelan menjelma perasaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Sajak Presensi dan Hati yang Sangsi

13 Jun 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Satu Persen

[PUISI] Satu Persen

11 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menolak Padam

[PUISI] Menolak Padam

10 Jun 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Ulasan

[PUISI] Ulasan

10 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Jejak di Rute Lama

[PUISI] Jejak di Rute Lama

10 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kupu-kupu Tua

[PUISI] Kupu-kupu Tua

09 Jun 2026, 05:25 WIBFiction